My Feeling

fiuh, I'm getting confused with this feeling. I don't know how to say it. Do I love him??
I can't understand what does my heart want
Then, what should I do now?

I just want my happiness back. It's soooo flat life. I'm getting bored with this.

Kisah Nyata

Cerita di bawah ini mohon kasih tahu kepada semua teman atau orang yang anda sayangi.

Peristiwa ini terjadi di Manado. Ada seorang wanita yang meninggal mendadak dengan lima panca indera keluar darah. Setelah diselidiki, ternyata wanita itu meninggal bukan karena bunuh diri atau dibunuh. Melainkan, karena ketidaktahuan tentang racun akibat makanan. Wanita ini mempunyai kebiasaan meminum vitamin C setiap hari. Ini tidak masalah. Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan udang. Sebenarnya makan udang saja juga tidak masalah. Karena orang rumahnya juga banyak makan udang malam itu dan tak ada yang meninggal. Tetapi, karena udang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5) dan berhubung setelah makan udang wanita itu minum vitamin C, maka terjadilah reaksi kimia di dalam perut yang membuat As2O5 berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun. Ini mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak, usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita itu meninggal mengenaskan dengan kelima indera keluar darah.

Jadi hati-hati, setelah banyak makan udang jangan minum vitamin C pada saat yang bersamaan.

Forwardlah e-mail ini kepada teman-teman yang anda sayangi.





sumber : BlackBerry Messenger from E B

UAS

Hari ini pembagian sebagian hasil UAS (hasil remidi. red). Dan alhmdulillah saya belum kena remidi (semoga tidak kena, amin). Mat, kim, bind, fis lolos! :D

Terima kasih kepada:
* Allah SWT
* Doa mama papa tercinta
* Junjungan Manggalacakti yang telah bersabar mengajari saya kimia (kamu berhasil, Ndul)
* Guru Kimia Primagama saya, Bu Afifah (kalo gak salah, hehe)
* Teman-teman sekelasku tercinta dan tersayang, especially Binar Larasanti Savitri
* Viga Natasa yang tak pernah lelah mendengarkan keluh kesah saya
* Handphone saya yang setia menemani hahahaha :P
* Dan buku-buku saya yang ternyata sangat berguna




Say NO to "Remidi"!

Nb: yang belum disebutin, maaf. hehe

Please forgive me

when I opened my eyes in this morning, I just remembered one thing
one thing that always on my mind


my bestfriend



I'm sorry

I'm so sorry
Please forgive me



:(

Sahabat

Sahabat bagiku..
Bagian dari hidupku
Teman berbagi suka dan duka
Sandaran di saat aku lemah
Tertawa bersama di saat bahagia

Persahabatan sangat berharga
Tidak mudah didapatkan
Sulit untuk ditinggalkan
Tidak untuk dipertaruhkan

Sahabatku..
Penghapus air mataku
Pewarna duniaku
Penasihat terbaikku
Pembangkit ceriaku
Pendengar setiaku
Pembimbingku

Saat figur itu pergi
Semua hilang dibawanya
Air mata yang tersisa
Kenangan dan luka

Saat sahabatmu membencimu
Tidak menganggap keberadaanmu
Menyesal pernah mengenalmu
Hal yang paling menyedihkan

Jangan pernah menyakiti sahabatmu
Jangan pernah menghapus tawanya
Sebab kita tak akan pernah tahu
Kapan persahabatan itu berakhir

Hanya penyesalan yang akan datang akhirnya

Pasrah :(

Pagi ini ada pembinaan olimpiade di sekolah. Ya, aku ikut pembinaan fisika dan my ex-besitfriend itu ikut pembinaan kimia. Kelasnya bersebelahan dan hanya disekat oleh sebuah dinding triplek. Dan...

Saat aku sedang serius mengerjakan fisika, tiba2 konsentrasiku pecah gara2 mendengar suara yang sangat familiar itu. Yeah, suara dia. Aaaaargh, jadi gak bisa mikir. Semua perasaan campur aduk. Antara marah, pengen nangis, merasa bersalah, merasa kehilangan, dll. Pengen nangis tapi gak bisa. Untung suara itu segera hilang ditelan suara2 yg lain.

Setelah pembinaan selesai, aku makan di kantin dengan temanku. Sambil menunggu papaku yang sedang ikut rapat wali murid juga. Dan tiba2 suara itu datang lagi. Dia turun dari tangga dan melewati saya begitu saja. Sudah ku duga. Sebenarnya aku ingin meminta maaf padanya secara langsung, tapi dia terus2an dengan teman2nya(yang tidak ku kenal). Jadinya aku ragu-ragu menjalankan niatku. Tak lama kemudian, papa telepon dan bilang kalau rapatnya sudah selesai. Aku pun pergi dari tempat itu. Setelah bertemu dengan papa, aku kembali lagi(ada sesuatu yang harus ku selesaikan).

Dengan langkah berat aku pergi ke kantin lagi. Dia sedang makan dengan teman2nya. Aku berniat meminta maaf. Tetapi saat aku melewatinya, aku benar2 tidak dianggap. Sakit rasanya.
Tanpa pikir panjang, setelah membeli sesuatu dari sana aku langsung pergi. Air mataku hampir jatuh saat melewatinya lagi(dan masih tidak dianggap sama sekali). Kecewa, sedih, marah, tak terkendali emosi saya. Saya meninggalkan tempat itu dengan menahan tangis. Niatku untuk meminta maaf secara langsung padanya batal. Sampai kapan akan terus seperti ini?

Dengan sikapmu yang seperti ini, membuat hidupku semakin "menyenangkan". Terima kasih.



aku rindu sahabatku

WHAT THE...

Perasaan bersalahku semakin menjadi-jadi. Karena tidak tahan, akhirnya ak sms duluan. Berusaha memperbaiki keadaan yang sepertinya sudah..hancur. hmm

Ndul, marah ta? Maaf

Hm

Huft, ya udah
Gk sms lg wes

Y


Shit!! huft, sabaaar. Sia-sia usahaku. Ya sudahlah, terserah anda.

Copyright @ Love, Tears, and the Fantastic High School | Floral Day theme designed by SimplyWP | Bloggerized by GirlyBlogger